Adela Kanasya Minta RKA Kemenpora 2027 Perkuat Pembinaan Atlet Nasional

3 menit membaca View : 22
MSA
Nasional - 03 Sep 2026

JAKARTA, WAKILRAKYAT.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 mampu memperkuat pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga nasional.

Menurut Adela, penguatan anggaran Kemenpora harus diterjemahkan ke dalam program yang menjawab kebutuhan konkret masyarakat, pemuda, dan atlet. Ia menilai kebijakan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi harus mampu membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Adela dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Kemenpora, Senin (31/8/2026).

Adela menyatakan dukungannya terhadap penguatan anggaran kepemudaan dan olahraga dalam RKA Kemenpora 2027. Namun, ia mengingatkan agar tambahan anggaran tersebut benar-benar memberikan manfaat dan menghasilkan peningkatan kualitas program.

“Kita tentu mendukung penguatan anggaran kepemudaan. Yang penting, anggaran ini harus memberikan dampak nyata bagi pemuda di seluruh Indonesia, bukan hanya terpusat pada kegiatan tertentu, atau terfokus pada kegiatan seremonial,” ujar Adela.

Atlet Harus Merasakan Manfaat Anggaran

Adela menegaskan bahwa atlet merupakan salah satu kelompok yang harus mendapatkan manfaat nyata dari kebijakan dan anggaran Kemenpora.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya dapat dilihat dari jumlah kompetisi atau kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menciptakan ekosistem pembinaan yang mendukung atlet untuk berkembang dan berprestasi.

Karena itu, ia meminta agar setiap program memiliki sasaran yang jelas dan dapat diukur. Termasuk memastikan siapa penerima manfaat, di mana program dilaksanakan, serta hasil apa yang berhasil dicapai.

“Harapan kita, RKA Kemenpora 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, pemuda, dan atlet. Ukuran keberhasilan anggaran bukan hanya pada besarnya alokasi, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegas Adela.

Adela juga mengingatkan pentingnya memperluas akses pembinaan olahraga hingga ke berbagai daerah. Menurutnya, potensi atlet nasional tidak hanya berada di kota-kota besar. Banyak talenta muda yang berasal dari daerah dengan keterbatasan fasilitas dan akses terhadap program pembinaan.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan kebijakan olahraga mampu menjangkau wilayah yang memiliki potensi atlet, tetapi belum mendapatkan dukungan secara optimal.

Hal tersebut sejalan dengan dorongannya agar Kemenpora memiliki peta program yang jelas terkait persebaran penerima manfaat.

“Harus jelas berapa penerima manfaatnya, tersebar di daerah mana saja, bagaimana kualitas programnya, dan apa hasil yang mereka dapatkan,” kata Adela.

Menurut Adela, pemetaan tersebut penting agar potensi atlet muda di berbagai daerah tidak terlewatkan hanya karena keterbatasan akses terhadap fasilitas dan program pemerintah.

Menuju Prestasi Olahraga Berkelanjutan

Adela berharap RKA Kemenpora 2027 dapat menjadi bagian dari upaya membangun prestasi olahraga nasional secara berkelanjutan.

Ia menilai pembinaan atlet membutuhkan perencanaan jangka panjang, bukan pendekatan yang hanya berorientasi pada target kompetisi tertentu.

Momentum menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028, kata Adela, juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.

“Jangan sampai momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda hanya menjadi kegiatan seremonial. Harus ada legacy yang dirasakan oleh generasi muda,” ujarnya.

Adela menegaskan, dukungan terhadap RKA Kemenpora 2027 akan semakin kuat apabila program yang disusun memiliki dampak yang terukur, menjangkau masyarakat secara luas, serta mampu menjawab kebutuhan pemuda dan atlet.

Dengan perencanaan yang matang dan pembinaan yang berkelanjutan, ia berharap Indonesia tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membangun fondasi olahraga nasional yang semakin kuat di masa depan (red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *