Sarmuji : Politik Penting untuk Atur Kebijakan Pendidikan Hingga Pertanian

2 menit membaca View : 29
MSA
Politik - 22 Jun 2026

JAKARTA, WAKILRAKYAT.CO.ID – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji, menegaskan pentingnya pemahaman politik sebagai instrumen untuk mengatur kehidupan masyarakat, termasuk dalam merumuskan kebijakan di berbagai sektor seperti pendidikan, pertanian, hukum, dan bidang strategis lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar Badan Sosialisasi MPR RI bersama Fraksi Partai Golkar MPR RI dan Pengajian Al-Hidayah di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/06/2026).

Sarmuji menjelaskan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan bagian dari upaya mengelola kepentingan umat dan masyarakat secara luas melalui kebijakan publik yang tepat sasaran.

Ia menekankan bahwa berbagai persoalan masyarakat seperti pendidikan, pertanian, dan hukum membutuhkan peran politik yang kuat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.

“Pentingnya memahami tentang politik sebagai bagian dari upaya mengatur umat, misalnya merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, baik pada permasalahan pendidikan, pertanian, hukum, dan lain-lain,” ujar Sarmuji.

Menurutnya, pemilu sebagai salah satu pilar demokrasi berfungsi untuk memilih wakil rakyat yang akan membawa aspirasi masyarakat dalam proses perumusan kebijakan di lembaga legislatif.

Ia juga menambahkan bahwa legitimasi pemerintahan lahir dari pemilu yang menjadi sarana utama keterhubungan antara rakyat dan negara dalam sistem demokrasi modern.

Sarmuji menegaskan bahwa kualitas demokrasi sangat bergantung pada institusi yang kuat, penegakan hukum yang adil, kinerja ekonomi yang baik, serta budaya politik yang sehat dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sementara itu, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar tersebut juga kembali menegaskan pentingnya penguatan nilai kebangsaan melalui MPR RI sebagai dasar dalam membangun kesadaran politik masyarakat Indonesia (RED).

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *