Juliyatmono Apresiasi Kenaikan Anggaran Guru Rp211,4 Triliun Tahun 2026

2 menit membaca View : 35
admin
Politik - 08 Apr 2026

JAKARTA, WAKILRAKYAT.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Golkar, Juliyatmono, mengapresiasi peningkatan anggaran kesejahteraan guru yang mencapai Rp211,4 triliun pada tahun 2026 sebagai langkah positif dalam memperkuat sektor pendidikan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI bersama Asosiasi Psikologi Indonesia dan Forum Guru Banten (FGB) di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Juliyatmono, kenaikan anggaran tersebut menunjukkan adanya komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, baik guru Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), anggaran kesejahteraan guru terus mengalami peningkatan dari Rp175,7 triliun pada 2024, menjadi Rp203,6 triliun pada 2025, hingga Rp211,4 triliun pada 2026.

Anggaran tersebut mencakup berbagai komponen, mulai dari gaji guru ASN, Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Kinerja Guru (TKG), hingga tambahan penghasilan lainnya.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan lebih dari Rp14 triliun untuk tunjangan guru non-ASN. Mulai 2026, insentif guru non-ASN meningkat dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan, sementara TPG bagi guru non-ASN bersertifikat ditetapkan sebesar Rp2 juta per bulan.

Meski demikian, Juliyatmono menegaskan bahwa peningkatan anggaran harus diikuti dengan kebijakan yang tepat sasaran agar benar-benar berdampak pada kualitas pendidikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya penataan distribusi guru, peningkatan kompetensi melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta penguatan perlindungan tenaga pendidik.

“Anggaran yang besar harus diiringi dengan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran agar kualitas pendidikan benar-benar meningkat,” ujarnya.

Juliyatmono berharap, melalui pengelolaan anggaran yang optimal dan kolaborasi berbagai pihak, sistem pendidikan nasional dapat semakin kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan (RED).

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *